Hari Komunikasi Internasional

Momentum Wujudkan Partisipasi dan Kolaborasi Masyarakat di Bidang Komunikasi dan Informasi

Kominfo Padang Panjang – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Drs. Ampera Salim, SH, M.Si menerangkan, Hari Komunikasi Internasional momen bagi seluruh pihak mengoptimalkan komunikasi yang baik dalam setiap menyelesaikan permasalahan dan menjalankan tugas.

Hal itu diutarakannya, sekaitan dengan peringatan Hari Komunikasi Internasional yang diperingati setiap 17 Mei. Pada 156 tahun yang lalu, berdiri organisasi telegraf internasional yaitu International Telegraph Union yang hingga kini diperingati sebagai Hari Komunikasi Internasional.

Di era globalisasi seperti ini, kata Ampera, hampir semua orang di seluruh dunia dimudahkan dengan adanya internet yang sudah menggunakan metode digital. “Komunikasi internasional tidak hanya selalu berkaitan tentang urusan negara, komunikasi internasional juga bisa dijadikan untuk kita mendapatkan relasi atau mencari tahu tentang berita luar negeri,” ulasnya.

Dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, terangnya, komunikasi menjadi salah satu hal penting. Komunikasi merupakan proses penyampaian pesan secara langsung ataupun tidak langsung. Komunikasi juga memiliki cakupan yang sangat luas mulai dari komunikasi antara individu, kelompok bahkan internasional. Terlebih pada masa pandemi Covid-19 ini.

“Pandemi Covid-19 seperti saat ini, penting bagi kita mengetahui perkembangan penyebaran Covid-19, sehingga kita bisa lebih dini melakukan pencegahan penyebaran Covid-19. Melalui komunikasi yang baik, hal-hal tersebut dapat terwujud dengan baik,” tambah Ampera.

Melalui dunia maya (cyber space) yang dibantu seperangkat komputer dan telepon cerdas yang terhubung ke setiap individu penggunanya, sebutnya lagi, setiap warga negara saat ini dapat saling berhubungan secara real time. Jarak dan waktu menjadi tidak relevan lagi, dengan bantuan teknologi informasi.

Karena individu hidup dalam masyarakat informasi, komunikasi antar tempat, antarkota, antarnegara, bahkan antarbangsa, dapat dilakukan dengan cepat dan secara langsung dengan menggunakan internet. Batas-batas teritorial, adat dan ras, seperti hilang. Karenanya peranan komunikasi sangatlah penting. Internet jika diolah dengan proses komunikasi yang benar dan tepat, akan menghasilkan suatu produk yang sangat efektif dalam menjangkau khalayak.

“Dengan realitas serupa itu, Pemko Padang Panjang telah memfasilitasi pemasangan layanan wifi gratis di masjid-masjid dan tempat-tempat umum tertentu,” ungkap Ampera.

Guna mendorong partisipasi dan kolaborasi masyarakat dalam penyebaran informasi yang benar dan baik, tambahnya, Kominfo juga melakukan pembinaan kepada kelompok informasi masyarakat (KIM).

“Melalui dukungan dan kerja sama KIM ini, diharapkan masyarakat dapat berpartisipasi aktif dan menjalin kolaborasi positif dalam mengurangi berita bohong (hoaks), ujaran kebencian (hate speech) dan disinformasi,” tambahnya.

Dikatakannya, pihaknya juga mendorong tumbuhnya jurnalisme warga (citizen journalism) di tengah masyarakat. Sehingga masyarakat tidak hanya menjadi objek penyebaran informasi, namun juga ikut berpartisipasi aktif dalam penyebaran informasi dan pengelolaan komunikasi, baik secara individu maupun kelompok.

“Kami sangat mengapresiasi dengan adanya komunitas blogger, vlogger, dan youtuber Padang Panjang. Melalui karya dan konten yang mereka hasilkan, telah ikut membantu mempromosikan Kota Padang Panjang,” pungkasnya.