Imajinasi Tertuang Dalam Komik

Category : Berita

Padang Panjang, Kominfo – Fajri Hidayat yang akrab dipanggil Fajri (12) seorang anak pendiam yang gemar menggambar, dia selalu menghabiskan waktunya di Taman Baca Masyarakat (TBM) Sahabat Bukit Tui.

Suatu gebrakan yang membanggakan yang berhasil diukirnya, berbekal imajinasi yang hadir dia tuangkan melalui coretan yang menjadi sebuah komik.

Fajri yang duduk di bangku kelas VI dari Sekolah Dasar Negeri (SDN) 14 Koto Panjang tersebut merupakan anak ketiga dari tiga bersaudara, dari pasangan Bapak Nasro dan Ibu Syahriani.

Terinspirasi dari sebuah games yang berjudul ‘Recident Evil’, Fajri mulai menuangkan hasil coretannya. Berbekal dari sebuah buku dan pena, dia berhasil menghasilkan sebuah komik yang berjudul “the world zombies”.

“Empat hari lamanya komik itu selesai saya buat, ini adalah edisi keduanya, cita-cita saya besar nanti, saya ingin menjadi Animator, kalau tidak Youtuber,” ujar Fajri saat tengah mencari inspirasi di TBM Sahabat Bukit Tui, Rabu (10/4).

Siapa sangka, anak seumuran Fajri memiliki kemampuan dan bakat yang sangat luar biasa dari teman-teman seumurannya. Sedari kecil bakat tersebut telah muncul dalam dirinya, hanya saja dengan sifat pendiam tersebut membuatnya tidak bisa memperlihatkan hasil karyanya kepada orang lain.

Kemampuan tersebut dilihat oleh Fitri Yani yang merupakan pembimbing TBM Sahabat Bukit Tui, ia mulai memberikan motivasi dan masukan kepada Fajri dan itu juga tidak luput dari izin dan restu dari orang tua Fajri.

Sekilas, Komik tersebut bercerita tentang seorang adik yang mencari kakak dan teman kakaknya yang ternyata sudah digigit oleh zombie, saat pencarian dia bertemu dengan dua orang yang kemudian menjadi temannya.

Sedikit pembelajaran, ternyata games itu tidak selalu berdampak negatif. Banyak hal positif yang bisa diterjemahkan dalam bentuk apapun, tergantung niat dan minat dari penggemarnya. (Release Kominfo/ci)


Minang Couture 2019 Lahirkan Desainer Baru Berbakat

Category : Berita

Padang Panjang, Kominfo – 14 peserta dari masing-masing kelurahan tampak anggun dan bergaya dengan busana yang telah mereka rancang pada pelatihan Busana Bordir yang dilaksanakan beberapa minggu yang lalu.

Busana yang mereka kenakan tersebut ditampilkan pada kegiatan Minang Couture 2019 di Senja Kenangan Bukit Surungan, Kamis malam (8/8).

Desainer Mona Sofyanti dari Kelurahan Balai-balai terpilih sebagai pemenang dalam lomba fashion show Minang Couture 2019, diikuti oleh Desainer Kelurahan Bukit Surungan Afridayeni dan Kelurahan Ngalau Eliawati.

Ini merupakan apresiasi bagi mereka yang telah hadir dengan bakat desain bordir yang mereka pelajari dengan pengelaman dan pengetahuan minim tentang desain bordir. Dan akhirnya dengan talenta yang dimiliki, mereka berhasil membuat rancangan busana bordir yang sangat menarik dan bagus.

“Kami sangat bangga sekali, Dekranasda Kota Padang Panjang bekerjadama dengan Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Perdagkop UKM) dapat melahirkan desainer baru untuk bisa menghasilkan produk-produk yang menjadi incaran dan disukai masyarakat,” ujar Walikota Padang Panjang Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano saat membuka kegiatan tersebut.

Walikota meminta untuk terus menggali potensi yang ada di setiap kelurahan. Tumbuh kembangkan bibit-bibit yang nampak sehingga tidak hanya melahirkan desainer baru tetapi juga akan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagkop UKM Arpan, SH menambahkan dari pelatihan desain bordir ini diharapkan dapat melahirkan desain-desain yang handal yang mampu bersaing di pasar nasional.

“Tak hanya itu, kami juga memberikan reward bagi peserta yang berhasil nantinya untuk ikut dalam pameran di Jakarta,” ujarnya.

Bertindak sebagai juri dalam penampilan fashion show tersebut yakni Ketua Dekranasda Kota Padang Panjang Ny. dr. Dian Puspita Fadly Amran, Rumah Mode Vee House Alvy Oktrisni dan Uchup Hutaurux.

Turut hadir Wakil Ketua Dekranasda Ny. Nova Era Yanthy Asrul, Kepala Dinas Perdagkop UKM Arpan, SH, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Sosial PPKBP3A, Camat dan Lurah se-Kota Padang Panjang serta tamu undangan lainnya. (Release Kominfo/ci-cg)


Semarakkan Idul Adha

Category : Berita

Remaja Islam Mesjid Zuama Gelar Lomba Bertema Religi

Padang Panjang, Kominfo –Menyemarakkan Hari Raya Idul Adha, 1440 Hijriyah yang jatuh pada tanggal 11 Agustus, Remaja Islam Mesjid Zu’ama (RISMA), Kelurahan Pasar Usang, menggelar berbagai kegiatan perlombaan bertema religi selama tiga hari dari tanggal 8 hingga 10 Agustus mendatang. Lomba diikuti oleh sejumlah TPQ di Kota Padang Panjang.

Acara dibuka oleh Walikota Padang Panjang yang diwakili Staf Ahli bidang Pemerintahan, hukum dan politik, Drs. H. Emir Emil El Maulid, Dt. Batuah nan Sati, Kamis (8/8), bakda Sholat Isya.

Adapun kegiatan lomba terdiri dari lomba membaca Al -Quran dan Saritilawah di hari pertama, lomba cerdas cermat di hari kedua, serta puncaknya, lomba pawai takbiran obor di hari ke tiga.

Seluruh biaya dari kegiatan lomba tersebut murni swadaya masyarakat. RISMA mendapat dukungan dari pengurus mesjid serta berbagai unsur masyarakat khususnya di RT 7 dan RT 8, Kelurahan Pasar Usang disekitar Masjid Zuama.

Walikota Padang Panjang yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Emir Emil El Maulid menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang merupakan murni hasil dari swadaya masyarakat tersebut.

” Kami katakan sangat luar biasa, hendaknya hal ini menjadi inspirasi dari masjid masjid lainnya,ungkap Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Emir Emil El Maulid.

Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Emir Emil El Maulid menyampaikan harapan pemerintah agar kegiatan tersebut dapat terlaksana disetiap menyambut perayaan hari besar Islam baik Idul Fitri maupun Idul Adha, sebagai solusi tidak dilaksnakannya lagi pawai keliling kota. (Hrs)


Rapat KKG PKK KB Kes Ketua TP PKK Harapakan Kinerja Lebih Maksimal Lagi

Category : Berita

Padang Panjang, Kominfo – Untuk lebih meningkatkan efesiensi serta kesinambungan pelaksanaan program PKK, Dinas Sosial PPKBP3A melalui bidang Pemberdayaan Keluarga, KB dan kesehatan menggelar rapat kesepakatan dan sosialisasi KKG PKK KB Kes tahun 2019 di Aula Dinas Sosial, Kamis (8/8).

Ketua TP PKK Kota Padang Panjang Ny. dr. Dian Puspita Fadly Amran mengatakan guna rapat ini dilaksanakan yakni untuk membahas target dan sasaran program yang belum tercapai serta terus menggalakan program PKK KB-Kes di lingkungan Pemerintaha Kota Padang Panjang.

“Jangan pernah bosan dengan pembinaan dan penyuluhan yang diberikan kepada keluarga maupun masyarakat, kita disini diharapkan untuk berperan aktif agar mencapai hasil yg maksimal,” ujarnya saat membuka kegiatan tersebut.

Dan hal itu, tentu tidak lepas dari peranan masyarakat didalamnya, bagaimana jalannya program tersebut di masyarakat seperti pemberian pelayanan KB gratis melalui program KB, pengembangan dasawisma melalui program PKK, pengembangan Posyandu mandiri melalui program posyandu, peningkatan dsn pengembangan sanitasi dasar melalui program kesehatan lingkungan dsn masih banyak lagi yang lainnya.

“Kami berharap segala bentuk program tersebut dapat terlaksana dengan baik untuk program kita kedepannya, ” ujar Kepala Dinas Sosial PPKBP3A Martoni, S.Sos, M.Si.

Turut hadir dalam kesempayltan tersebut Wakil Ketua TP PKK Ny. Nova Era Yanthy Asrul, Wakil Ketua III Srihidayani Sonny Budaya Putra dan undangan lainnya. (Release Kominfo/ci)


Akhiri Masa Jabatan Sejumlah Anggota Dewan Mohon Pamit

Category : Berita

Padang Panjang, Kominfo– Suara Hj. Lastri, A.md, keb anggota DPRD Kota Padang Panjang dari Fraksi PPP – Nasdem tiba – tiba serak. Dia pun gemetar seraya memohon pamit dan mengucapkan maaf kepada seluruh hadirin, usai membacakan Pandangan Umum Fraksi terhadap Nota Keuangan Walikota atas Ranperda perubahan APBD pada Sidang Paripurna DPRD, Selasa (7/8).

“Saya mohon maaf, apabila selama tugas sebagai anggota dewan ada kesalahan, saya juga mohon pamit,” Ungkap anggota dewan yang sudah 2 periode menjabat itu.

Ucapan pamit juga disusul oleh Marzuki Yunizar, A.md Anggota Dewan dari Fraksi Golkar. Dia juga menyampaikan bahwa kritikannya sebagai anggota dewan hanyalah bentuk perhatian kepada pemerintah.

Suasana haru mewarnai Rapat Paripurna DPRD, sore itu. Sejumlah anggota dewan yang mengakhiri masa jabatannya di DPRD Kota Padang Panjang meminta keridhaan kepada para hadirin.

Walikota Padang Panjang H. Fadly Amran, BBA, Dt. Paduko Malano mengatakan, bahwa pemerintah sangat menginginkan saran dan masukan agar roda pemerintah selalu berjalan dengan baik.

Meskipun hari itu merupakan hari – hari terakhir bagi sejumlah anggota dewan dalam pengabdiannya, Wako Fadly menyampaikan bahwa dirinya masih tetap membuka diri untuk mendengarkan saran dan masukan.

” Rumah walikota, rumah Wakil Walikota terbuka untuk bapak dan ibuk untuk memberikan saran,” ungkap Wako Fadly.

Kepada Mesra yang terpilih menjadi anggota Dewan di DPRD Provinsi Sumatera Barat, Walikota Fadly Amran menitipkan amanah masyarakat Kota Padang Panjang yang ingin berjaya bermarwah dan bermartabat.

Mesra sebelumnya menyampaikan akan amanah untuk memperjuangkan Padang Panjang di Provinsi.” Insya Allah, kami akan amanah untuk Kota Padang Panjang jika nanti kami dilantik di Provinsi,” ungkapnya.

Mesra sebelumnya merupakan anggota dewan Dari Fraksi Gerindra – PKS. Setelah dua periode menjadi anggota dewan Di DPRD Kota Padang Panjang, kini Dia terpilih kembali, namun sebagai anggota dewan di DPRD Provinsi Sumatera Barat, pada pemilu serentak beberapa waktu yang lalu.

Rapat Paripurna turut dihadiri oleh, Wakil Walikota Drs. Asrul, Jajaran pejabat Pemko Padang Panjang, Unsur FORKOPIMDA serta KNPI Kota Padang Panjang. (Hrs)


Calon Tenaga Desain Grafis Baru Ikuti Tes

Category : Berita

Padang Panjang, Kominfo – Usai dibukanya penerimaan Tenaga Harian Lepas (THL) untuk bidang Desain Grafis pada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Padang Panjang pada beberapa minggu lalu, peserta yang telah mendaftar dan lolos seleksi administrasi akan dipanggil untuk melakukan interview selanjutnya.

Dalam hal ini, Kepala Dinas Kominfo melalui Kabid IKP Ir. Zulheri, MM mengatakan bahwa penerimaan desain grafis ini tidak main-main.

“Kita benar-benar mencari THL yang bertalenta dengan bidang yang diminta, menguasai, dan mampu serta siap dengan beban tugas yang diberikan serta kebutuhan yang diperlukan,” ujarnya saat menyeleksi peserta di Aula Dinas Kominfo, Rabu (7/8).

Seleksi akan dibagi dalam beberapa tahap yaitu, Seleksi Administrasi, Seleksi Kemampuan Bidang, Praktek Liputan di Lapangan dan Wawancara. Jumlah pelamar yang masuk ke Dinas Kominfo sebanyak 110 pelamar, yang lolos seleksi administrasi sebanyak 60 orang. Peserta yang telah lolos seleksi administrasi tersebut akan lanjut pada tahap seleksi kemampuan bidang.

“Nanti setelah kita melakukan seleksi kemampuan bidang, peserta lanjut pada tahap praktek peliputan di lapangan, dan terakhir wawancara, nah dari hasil inilah kita nanti akan memilih 1 orang tenaga desain yang akan bergabung nantinya,” tambah Kabid IKP.

Untuk kali ini, Dinas Kominfo membawa Majelis Pertimbangan Daerah Kota Padang Panjang Haris Satria M.Pd sebagai tim penilai selain dari pejabat yang ada di Dinas Kominfo yakni Kepala Dinas Kominfo Marwilis, SH, M.Si, Kabid IKP, Kasi DHM Ryan Afrinaldi, Hartono serta Harry Sulistiyo, (Release Kominfo/ci)


Walikota Padang Panjang Sampaikan Nota Penjelasan Atas Ranperda Perubahan APBD 2019

Category : Berita

Padang Panjang, Kominfo –Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang Panjang menggelar Rapat Paripurna Dalam Rangka Penyampaian Nota Penjelasan Walikota Padang Panjang Atas Ranperda tentang Perubahan APBD Kota Padang Panjang Tahun 2019, Selasa (6/8)

Walikota Padang Panjang H. Fadly Amran, BBA Dt. Paduko Malano berharap dengan waktu yang tersisa sampai akhir tahun 2019, Rancangan Perubahan APBD Kota Padang Panjang Tahun Anggaran 2019 ini dapat dibahas dengan baik dalam rangkaian sidang DPRD sesuai dengan jadwal sebagaimana telah diatur dan disepakati bersama Badan Musyawarah.

“Mudah-mudahan proses pembahasan tersebut berjalan lancar dalam suasana kebersamaan dan kemitraan sebagai wujud dari keterpaduan unsur Pemerintahan Daerah sebagaimana yang diamanatkan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku, “ungkap Walikota.

Sebelumnya Walikota Fadly Amran dalam Nota Penjelasan Walikota Atas Ranperda Perubahan APBD 2019 menyampaikan secara rinci kondisi umum serta permasalahan utama perubahan pendapatan daerah serta estimasi perubahan pendapatan daerah bersamaan dengan belanja daerah.

Secara keseluruhan perubahan pendapatan daerah untuk Tahun 2019 direncanakan turun sebesar Rp.19.443.571.613,00 yakni dari target sebesar Rp.619.867.811.922,00 sebelum perubahan menjadi Rp.600.424.240.309,00 setelah perubahan atau turun sekitar 3,14%.

“Penurunan pendapatan terjadi karena adanya penurunan pada kelompok Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Kelompok Dana Perimbangan. Sedangkan pada Kelompok Lain-Lain Pendapatan Daerah yang Sah terjadi peningkatan,” ungkap Walikota.

Pajak daerah mengalami kenaikan sebesar Rp.190.000.000,00 yakni dari Rp.8.330.000.000,00 sebelum perubahan menjadi Rp.8.520.000.000,00 setelah perubahan atau naik sekitar 2,28%.

“Kenaikan ini terjadi karena meningkatnya kesadaran masyarakat untuk membayar pajak melalui kegiatan Pekan Pajak Daerah yang telah dilaksanakan pada bulan April 2019,” ungkap Walikota Fadly Amran

Sementara secara keseluruhan perubahan Belanja Daerah Tahun 2019 mengalami penurunan sebesar Rp.13.033.890.184,4 atau turun sebesar 1,91% dari Rp.682.367.811.922 sebelum perubahan menjadi Rp.669.333.921.732,6 setelah perubahan.

Pada kelompok Belanja Tidak Langsung terjadi penurunan sebesar Rp.4.768.647.454,25 atau sebesar 1,69% yakni dari Rp.281.992.967.924,00 sebelum perubahan menjadi Rp.277.224.320.469,75 setelah perubahan.

Sedangkan kelompok Belanja Langsung mengalami penurunan sebesar Rp.8.265.242.735,15 atau turun 2,06% dari Rp.400.374.843.998 sebelum perubahan menjadi Rp.392.109.601.262,85 setelah perubahan. (Hrs- Ki)


Jajanan Melegenda Dinikmati Masyarakat

Category : Berita

Nurjanah (80) atau sering dikenal dengan sebutan Amai adalah salah satunya pedagang yang menjual pangan “Pisang Kapik” ini sejak 40 tahun silam hingga sekarang. Hanya bermodalkan sebuah gerobak kecil yang sering mangkal di perempatan di jalan Imam Bonjol didekat Pasar Pusat Padang Panjang pengunjung dapat menemui pisang kapik tersebut.

Padang Panjang – Tak afdal rasanya jika ke Kota Padang Panjang tidak mencoba jajanan khas tradisional yang dikenal dengan sebutan “Pisang Kapik”. Istilah Pisang Kapik memang tidak asing terdengar bagi masyarakat. Jajanan yang sudah melegenda ini hanya dapat kita jumpai di beberapa daerah.

Pisang Kapik atau disebut pisang yang dijepit ini merupakan jajanan khas dahulu yang bisa ditemukan di Daerah Sumatera Barat (Sumbar). Salah satu keunikan terdapat dari jajanan pisang kapik yakni pisang setelah dikupas kulitnya akan dibakar diatas tumbukan bara arang, selanjutnya setelah matang pisang akan dikapik”dijepit” menggunakan alat yang terbuat dari kayu sehingga pisang tersebut akan pipih dan melebar.

Pisang kapik sangat sedap rasanya jika ditambahkan “luo”, luo tersebut terbuat dari parutan kelapa yang dimasak bersama gula merah hingga sedikit mengering. Tak dipungkiri, dengan rasanya yang enak banyak peminat yang ingin menikmati jajanan pisang kapik tersebut. Tidak hanya masyarakat setempat, wisatawan dan pengunjung di luar Padang Panjang juga sangat menikmati jajanan ini.

Dengan memanfaatkan keramaian pengunjung serta masyarakat yang berbelanja, Amai meraut rupiah demi rupiah dari keuntungan berjualan pisang kapik.

“Alhamdulillah, dek rami pambali, banyak juo lah amai dapek untuang untuak pambali makanan sahari-hari samo untuak manyakolahan anak (Alhamdulillah, karena ramai pembeli, banyak mendapatkan untung untuk membeli makanan harian dan menyekolahkan anak),” ungkap Amai saat diwawancarai beberapa waktu lalu.

Tak hanya di hari biasa Amai meraih keuntungan dari keramaian pelanggan, melainkan juga disaat habis lebaran atau hari-hari pekan tertentu.

Pisang kapik Amai dapat kita jumpai pada jam 8 pagi hingga setengah enam sore. Hanya dengan meraut receh 10 ribu rupiah berisikan 4 potong pisang, pembeli dapat menikmati pisang kapik Amai.

Kini, mengingat usia yang sudah tidak muda lagi, Pisang Kapik Amai diwariskan kepada anaknya Nelwati (40).

Salah satu pelanggan mengatakan “jajanan ini sangat enak sekali, saya setiap pulang kerja pasti menyempatkan diri untuk membeli pisang kapik Amai ini,” ujarnya. (Release Kominfo/ci)


Mari Bersama Saber Pungli

Category : Berita

Padang Panjang, Kominfo – Maraknya terjadi kasus Pungutan Liar atau dikenal dengan istilah Pungli, Inspektorat Kota Padang Panjang menggelar Sosialisasi Sapu Bersih (Saber) Pungli di Lingkungan Dinas Kesehatan oleh Unit Pemberantasan Pungli Kota P Panjang di Aula Puskesmas Gunung, Selasa (6/8).

Sosialisasi ini diharapkan mampu memberikan pengertian dan tindakan bagi pemberi maupun penerima pungutan. Sebab pungli termasuk gratifikasi yang merupakan kegiatan melanggar hukum.

Sekretaris Inspektorat dalam hal ini menyampaikan bahwa pungli yang dilakukan merupakan suatu tindakan melanggar hukum karena ini menjadi kepentingan satu oknum atau petugas ya g dapat merugikan masyarakat.

“Nah dengan begitu, melalui sosialisasi ini, kita perangi pungli yang ada, bagi masyarakat ataupun oknum yang melakukan jika tertangkap akan diberikan sanksi,” sebutnya.

Sosialisasi ini diikuti oleh seluruh pegawai Dinas Kesehatan dan Puskesmas yang ada di lingkungan Pemkot Padang Panjang. (Release Kominfo/ci)


KUPA PPAS Perubahan APBD Akhirnya Disetujui

Category : Berita

Padang Panjang, Kominfo – Pemerintah dan DPRD Kota Padang Panjang menyetujui Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Kota Padang Panjang Tahun 2019, di Ruang Rapat DPRD, Selasa (6/8).

Persetujuan tersebut ditandai dengan penandatanganan oleh Ketua DPRD Drs. Novi Hendri, SE, M.Si Datuak Bagindo Saidi, Walikota Padang Panjang Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano, Wakil Ketua I Erizal, SH, Wakil Ketua II Yulius Kaisar, serta disaksikan oleh Sekretaris Daerah Kota Padang Panjang, Anggota DPRD, Forkopimda, OPD serta Undangan rapat lainnya.

Walikota Padang Panjang dalam sambutannya menyampaikan pada prinsipnya, menyetujui suatu nota kesepakatan tersebut tidak lah mudah, karena harus melalui suatu proses atau melewati tahapan penganalisaan yang mendalam yang dilakukan dengan memperhatikan koridor-koridor hukum yang memayunginya.

Dengan demikian, setelah penandatangan kesepakatan tersebut, berarti pemerintah telah maju selangkah lagi menuju penyusunan APBD Tahun 2020 dan Perubahan APBD Tahun 2019.

“Kami berharap pembahasan dan penetapan perubahan APBD 2019 tersebut nantinya dapat dikawal serta kita selesaikan bersama-sama,” ujar walikota.

Selain itu, walikota juga menyebutkan bahwa semua saran, usul, dan masukan yang telah diberikan selama pembahasan rancangan KUPA-PPAS Perubahan APBD Kota Padang Panjang Tahun Anggaran 2019 ini, sangatlah konstruktif dan strategis untuk kebaikan bersama dimasa datang.

“Semoga apa yang telah kita kontribusikan ini, baik itu berupa waktu, tenaga dan pikiran yang telah menjadi kesepakatan kita bersama, kiranya dapat kita laksanakan dengan sebaik-baiknya,” tutup walikota. (Release Kominfo/cg)